Panwaslih Kota Banda Aceh Laksanakan Diseminasi Buku Kepemiluan ke Panwaslih Provinsi Aceh
|
Banda Aceh, 3 Juli 2025 — Dalam upaya memperkuat literasi demokrasi dan memperluas cakupan pengetahuan kepemiluan, Panwaslih Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan diseminasi dua buku hasil dokumentasi pengalaman pengawasan Pemilu ke Panwaslih Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (03/07/2025) dan menjadi bagian dari komitmen kelembagaan dalam mendorong pengawasan partisipatif berbasis edukasi dan dokumentasi.
Dua buku yang diserahkan dalam kegiatan ini masing-masing berjudul "Pengawas Smart Koetaradja" dan "Kanvas Demokrasi". Kedua buku tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif Panwaslih Kota Banda Aceh dalam merekam jejak pengawasan selama proses Pemilu dan Pemilihan yang telah dilalui, serta merangkum berbagai inovasi, refleksi kelembagaan, hingga partisipasi publik yang menjadi bagian penting dari pelaksanaan pengawasan pemilu.
Dalam sambutannya, Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, Ely Safrida, menyampaikan bahwa kedua buku ini disusun tidak hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan institusional, tetapi juga sebagai kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan pengawasan pemilu yang berbasis lokalitas dan pendekatan komunitas.
“Buku ini tidak hanya berisi narasi keberhasilan, tetapi juga refleksi atas tantangan yang dihadapi di lapangan. Harapannya, karya ini dapat menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi jajaran pengawas pemilu di berbagai daerah lainnya,” ujarnya.
Isi dari kedua buku tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam pengawasan pemilu, mulai dari keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif, pendekatan edukatif berbasis komunitas, hingga berbagai inovasi strategis dalam mendorong pengawasan yang inklusif dan berintegritas. Dokumentasi ini juga menjadi medium untuk menunjukkan bagaimana peran pengawas pemilu tidak semata-mata sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai fasilitator demokrasi yang dekat dengan masyarakat.
Sementara itu, jajaran Panwaslih Provinsi Aceh menyambut baik diseminasi ini dan mengapresiasi langkah Panwaslih Kota Banda Aceh yang telah berinisiatif menyusun dokumentasi pengawasan dalam bentuk buku. Kegiatan ini dinilai sebagai wujud penguatan kelembagaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas dan pengetahuan kelembagaan secara berkelanjutan.
Diseminasi ini diharapkan dapat mendorong pertukaran pengetahuan antar-lembaga pengawas pemilu, memperkuat pemahaman tentang praktik pengawasan yang adaptif, serta menegaskan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menjawab dinamika kepemiluan di tingkat lokal.
Panwaslih Kota Banda Aceh menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan pendekatan-pendekatan baru dalam pengawasan pemilu, khususnya yang bersifat edukatif dan partisipatif. Melalui karya tulis dan dokumentasi semacam ini, diharapkan demokrasi lokal dapat tumbuh dengan sehat dan semakin melibatkan publik dalam menjaga integritas proses demokrasi.