Bawaslu Kota Banda Aceh Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bagi Pemilih Pemula di SMA Negeri 11 Banda Aceh
|
Banda Aceh, 13 November 2025 — Bawaslu Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan bagi Pemilih Pemula di SMA Negeri 11 Kota Banda Aceh, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa-siswi kelas XII yang antusias mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pemilih pemula mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu serta kesadaran akan hak dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam proses demokrasi.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, bersama Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh, Zahrul Fadhi dan Ambia Dianda.
Dalam paparannya, Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, menyampaikan pengenalan dasar tentang kelembagaan Bawaslu dan lembaga-lembaga lain yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu. Ia menjelaskan bahwa dalam sistem kepemiluan terdapat tiga lembaga utama, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP. Ely menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam melakukan pengawasan agar proses pemilu berjalan jujur, adil, dan berintegritas.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh, Ambia Dianda, menyoroti pentingnya menumbuhkan nilai-nilai demokrasi sejak di bangku sekolah. Ia mencontohkan bahwa praktik demokrasi sederhana sebenarnya sudah dijalankan siswa melalui kegiatan seperti pemilihan Ketua OSIS. “Bagi siswa yang sudah berusia 17 tahun, itu artinya sudah memiliki hak pilih. Gunakanlah hak suara dengan bijak dan jangan mudah terpengaruh oleh praktik politik uang,” pesannya.
Kemudian, Zahrul Fadhi, Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh lainnya, mengajak para peserta untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Ia menegaskan bahwa peran pemilih pemula sangat penting dalam menjaga integritas pemilu. “Jika ada dugaan pelanggaran atau hal yang mencurigakan dalam proses pemilu, jangan ragu untuk melaporkannya kepada Bawaslu,” ujarnya.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana interaktif. Pada sesi tanya jawab, para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar proses pemilu, mekanisme pengawasan, dan peran pemilih pemula. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami proses demokrasi dan ikut berpartisipasi secara aktif dalam penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Banda Aceh berharap para pemilih pemula dapat menjadi agen perubahan yang sadar akan pentingnya hak pilih serta berperan aktif dalam menjaga demokrasi yang bersih dan bermartabat di Indonesia.