Bawaslu Kota Banda Aceh Gelar Penanaman Pohon Integritas dan Apresiasi untuk Pengawas Adhoc
|
Banda Aceh, 17 Januari 2024 – Dalam rangka memperingati pentingnya nilai-nilai integritas dan transparansi, Bawaslu Kota Banda Aceh mengadakan kegiatan penanaman pohon integritas di lingkungan kantor Bawaslu setempat pada Jumat, 17 Januari 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan semangat integritas dan akuntabilitas di seluruh jajaran Bawaslu dan juga sebagai simbol keseriusan lembaga dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu yang adil dan transparan.
Pohon manggis dipilih sebagai simbol dalam kegiatan ini, karena pohon tersebut dikenal dengan buah yang memiliki kualitas yang sangat baik, yang melambangkan komitmen tinggi Bawaslu Kota Banda Aceh dalam menjaga integritas dan kualitas pengawasan pemilu.
Dalam kegiatan penanaman pohon ini, masing-masing pimpinan Bawaslu Kota Banda Aceh turut berpartisipasi sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen mereka terhadap integritas. Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, didampingi oleh anggota Ambia Dianda dan Zahrul Fadhi, serta Koordinator Sekretariat Abdullah, secara simbolis menanam pohon manggis di halaman kantor.
Ely Safrida, Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas, serta menjadi pengingat bagi seluruh anggota dan masyarakat untuk senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab. "Pohon yang kita tanam ini menjadi simbol bagi kita semua, bahwa integritas adalah akar dari semua keputusan yang kita ambil dan semua tindakan yang kita lakukan," ujar Ely Safrida.
Anggota Bawaslu Kota Banda Aceh, Ambia Dianda, yang turut serta dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa penanaman pohon integritas ini adalah langkah nyata yang dilakukan untuk memastikan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya dilakukan dengan penuh tanggung jawab, tetapi juga dengan mengedepankan etika dan moralitas yang tinggi. "Integritas adalah pondasi utama bagi setiap pengawas pemilu, sehingga kepercayaan publik terhadap lembaga ini dapat terus terjaga," kata Ambia Dianda.
Zahrul Fadhi, anggota lainnya, juga menyampaikan bahwa penanaman pohon manggis ini bukan hanya simbol semata, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap individu di Bawaslu untuk selalu menjaga sikap profesional dan menjaga hubungan yang baik dengan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengawasan pemilu. "Kita harus menjadi contoh dalam menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi dan integritas," ujar Zahrul Fadhi.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Banda Aceh, Abdullah, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa penanaman pohon integritas ini merupakan simbol konkret dari upaya lembaga dalam menciptakan lingkungan kerja yang penuh kejujuran dan saling menghormati. "Dengan menjaga integritas, kita tidak hanya menjaga nama baik lembaga, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan sistem pemilu yang bersih dan transparan," ujar Abdullah.
Setelah penanaman pohon integritas, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada pengawas adhoc yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja luar biasa dalam pengawasan pemilu sebelumnya. Penyerahan sertifikat ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan upaya keras para pengawas dalam memastikan jalannya proses demokrasi berjalan dengan adil dan sesuai aturan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh anggota Bawaslu Kota Banda Aceh dan juga masyarakat pada umumnya. Dengan adanya penanaman pohon integritas, Bawaslu Kota Banda Aceh berharap dapat semakin memperkuat nilai-nilai integritas dalam setiap kegiatan pengawasan, serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilu yang bersih dan transparan.
Penanaman pohon integritas oleh Bawaslu Kota Banda Aceh merupakan simbol nyata dari komitmen lembaga ini dalam menjaga nilai-nilai integritas dan transparansi dalam setiap langkah pengawasan pemilu. Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk senantiasa menjaga amanah, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Selain itu, pemberian penghargaan kepada pengawas adhoc juga memberikan motivasi bagi seluruh pengawas untuk terus memberikan yang terbaik dalam pengawasan pemilu yang adil dan berkualitas.