Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Banda Aceh Audiensi ke Kodim 0101/KBA, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Pengawasan Pemilu

Bawaslu Kota Banda Aceh Audiensi ke Kodim 0101/KBA, Pererat Silaturahmi dan Sinergi Pengawasan Pemilu

Banda Aceh – Dalam upaya memperkuat sinergi kelembagaan sekaligus menjalin silaturahmi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banda Aceh melakukan audiensi ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/KBA pada Selasa, 17 Juni 2025. Kunjungan ini juga menjadi momentum perkenalan dengan Komandan Kodim yang baru, Letkol Inf Faurizal Noerdin.S.sos, MSc

Bawaslu Kota Banda Aceh dipimpin oleh Ketua Bawaslu Ely Safrida, bersama dua anggota Bawaslu, Ambia Dianda dan Zahrul Fadhi. Turut hadir pula Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Kota Banda Aceh, Abdullah, beserta sejumlah staf sekretariat.

Kedatangan Bawaslu disambut dengan hangat oleh Dandim Letkol Inf Faurizal Noerdin beserta jajaran di Makodim. Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut diisi dengan perbincangan santai namun substantif mengenai peran masing-masing lembaga dalam menjaga demokrasi, khususnya dalam konteks pengawasan pemilu di wilayah Kota Banda Aceh.

Ketua Bawaslu Kota Banda Aceh, Ely Safrida, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kerja sama lintas lembaga, terutama dengan TNI sebagai mitra strategis Bawaslu dalam menjaga stabilitas dan ketertiban selama proses demokrasi berlangsung.

“Kami menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pak Dandim. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk silaturahmi, sekaligus memperkuat koordinasi agar ke depan pengawasan pemilu berjalan maksimal. Kodim adalah mitra penting kami, karena stabilitas dan keamanan adalah fondasi utama dari proses demokrasi yang sehat,” ujar Ely.

Letkol Inf Faurizal Noerdin menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen TNI, khususnya jajaran Kodim 0101/KBA, untuk bersikap netral serta mendukung proses demokrasi secara profesional dan proporsional.

“Tugas kami adalah menjaga keamanan dan ketertiban, dan dalam konteks pemilu, kami tentu siap mendukung sesuai dengan aturan dan koridor hukum yang berlaku. Sinergi seperti ini penting agar semua pihak memahami peran dan batasannya masing-masing,” jelas Faurizal.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Banda Aceh juga menyerahkan sebuah buku berjudul “Pengawasan Smart Koetaradja: Meretas Demokrasi” kepada Dandim. Buku ini merupakan dokumentasi sekaligus refleksi atas berbagai upaya pengawasan partisipatif dan inovatif yang telah dilakukan oleh Bawaslu dalam beberapa tahun terakhir. Penyerahan buku ini menjadi simbol komitmen bersama untuk terus memperkuat nilai-nilai demokrasi yang transparan dan akuntabel di Kota Banda Aceh.

Audiensi ini menjadi awal yang baik dalam membangun kerja sama yang lebih erat antar lembaga, terutama menjelang tahapan-tahapan penting dalam penyelenggaraan Pemilu mendatang. Diharapkan, koordinasi yang harmonis antara Bawaslu dan Kodim akan semakin memperkuat upaya menciptakan pemilu yang aman, damai, dan berintegritas.