Terima Mahasiswa Magang, Wujud Kemitraan Panwaslih Kota Banda Aceh dengan UIN Ar-Raniry
|
Panwaslih Kota Banda Aceh kembali menerima mahasiswa untuk melaksanakan program magang yang berasal dari kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, pada Senin (01/02/2021).
Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, Afrida menjelaskan penerimaan mahasiswa magang tersebut merupakan salah satu implementasi kemitraan antara Panwaslih Kota Banda Aceh dengan UIN Ar-Raniry yang telah dibangun sebelumnya dalam MoA pada tahun 2019 lalu.
“penerimaan mahasiswa ini sebagai implementasi kemitraan yang pernah dibangun dalam kegiatan tahun 2019 antara Panwaslih Kota Banda Aceh dengan UIN Ar-Raniry” kata Afrida.
Afrida menambahkan, selama magang nantinya mahasiswa akan dibimbing dan diarahkan oleh Komisioner dan Koordinator Sekretariat.
“sampaikan saja jika ada hal-hal yang perlu disampaikan ketika menemukan kendala, sejatinya mahasiswa magang di sini berada di bawah naungan lembaga sehingga tetap dalam bimbingan kami” terang Afrida.
Panwaslih Kota Banda Aceh menyambut baik kedatangan para mahasiswa tersebut yang diterima secara formal di Aula Sekretariat setempat. Pihak UIN Ar-Raniry berharap agar mahasiswa yang mengikuti magang di Panwaslih Kota Banda Aceh memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“manfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengetahuan yang adik-adik ingin eksplor di lembaga Panwaslih, karena nantinya ilmu yang kalian dapatkan akan dipertanggungjawabkan” ujar Ramzi Murziqin selaku tenaga pendidik Program Studi Ilmu Politik UIN-Ar-Raniry.
Ramzi menambahkan agar para mahasiswa yang mengikuti magang untuk mematuhi seluruh prosedur yang diberlakukan Panwaslih Kota Banda Aceh dan ia menekankan pula agar mahasiswa turut menjaga nama baik lembaga ini.
Koordinator Divisi Pengawasan, Humas & Hubal, Ely Safrida, menjelaskan nantinya mahasiswa magang dapat mengaplikasikan denyut pengawasan partisipatif yang didapatkan dalam proses selama satu bulan ini.
“semoga ilmu yang akan didapatkan di sini nantinya bisa dipraktekkan kepada masyarakat yang lebih luas sehingga menghidupkan pengawasan partisipatif di Kota Banda Aceh” imbuh Ely.
Dalam proses yang sama, tambah Ely, ia mengharapkan adanya ide-ide inovatif yang muncul dari mahasiswa dalam hal mengembangkan sosialisasi pengawasan sehingga dapat membangun Panwaslih Kota Banda Aceh menjadi lebih maju.
Dalam sesi terakhir, Koordinator Sekretariat, Abdullah, menyampaikan bahwa dalam melaksanakan kegiatan di sekretariat nantinya tetap mematuhi prokes sebagaimana yang ditetapkan.
“kita tetap mengutamakan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas di sini setiap harinya, seperti menggunakan masker dan rajin mencuci tangan serta menjaga jarak satu dan yang lainnya” jelas Abdullah.
Untuk diketahui, sebanyak 6 (enam) orang mahasiswa yang terdiri dari 2 (dua) orang laki-laki dan 4 (empat) orang perempuan akan mengikuti program magang di Panwaslih Kota Banda Aceh terhitung mulai tanggal 1 sampai dengan 28 Februari 2021 mendatang. Mereka akan dibimbing dan diperkenankan untuk menggali informasi serta pengetahuan pengawasan Pemilu melalui Panwaslih Kota Banda Aceh.
Laporan : Ilham


Tag
Berita