Apresiasi Publik Bukti Keberhasilan Pengawas Pemilu
|
Kerja-kerja pencegahan dan pengawasan tidak berhenti ketika pemilu berakhir. Upaya pencegahan terus dilakukan melalui Pendidikan politik kepada masyarakat, dan kerja pengawasan untuk melindungi hak pilih harus berlanjut.
Perihal tersebut disampaikan Fritz Edwar Siregar, Pimpinan Bawaslu Republik Indonesia melalui teleconference dalam acara pelatihan kehumasan bagi Panwaslih Kabupaten dan Kota se-Aceh di Hotel Mekkah. Senin, (29/9/2020).
“Bawaslu hadir memperjuangan demokrasi, dan masalah-masalah politisasi identitas menjadi pekerjaan rumah bagi Bawaslu untuk mewujudkan tegaknya keadilan pemilu ke depan,” ungkapnya.
Fritz Edwar Siregar menambahkan, keberhasilan Bawaslu mewujudkan pemilu adil di Indonesia, tolak ukurnya ditentukan oleh apresiasi dari opini masyarakat dan stakeholder
Sementara itu, Faizah, Ketua Panwaslih Provinsi Aceh menyebutkan bidang kehumasan sangat berperan membangun dan mempertahan reputasi lembaga. Dan keberadaan humas akan membantu memberikan informasi pendidikan politik kepada masyarakat.
“Walupun Aceh tidak menyelenggarakan pilkada tahun ini, namun di tengah situasi pandemi Covid-19, lembaga pengawas tetap berusaha membangun kapasitasnya melalui pelatihan kehumasan, dan keberadaan humas sebagai ujung tombak penyebaran informasi edukasi politik bagi masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut peserta disuguhi materi tentang teknik membuat video konten kreatif, teknik dasar fotografi, pedoman pelaksanaan kehumasan di lingkungan Bawaslu, video news, publikasi konten kreatif di Youtube, , teknik membuat release berita dan mengelola media.
Ely Safrida, Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan antar Lembaga, mengungkapkan pengetahuan kehumasan yang didapatkan selama pelatihan akan menjadi model komunikasi ke publik dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepemiluan nantinya.
Penulis: Jufrizal
Tag
Berita
Foto