Lompat ke isi utama

Berita

Ambia Dianda: Pemuda Harus Aktif Dalam Pengawasan Pilkada 2024 di Sosialisasi HMI Banda Aceh"

Ambia Dianda: Pemuda Harus Aktif Dalam Pengawasan Pilkada 2024 di Sosialisasi HMI Banda Aceh"

Banda Aceh, 17 Oktober 2024 — Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipatif Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Panwaslih Kota Banda Aceh, Ambia Dianda, diundang sebagai narasumber dalam kegiatan bertajuk "Repowering Partisipasi Aktif Pemuda Dalam Pilkada Serentak 2024". Acara ini berlangsung di Aula Insan Cita HMI Cabang Banda Aceh pada Kamis, 17 Oktober 2024, dan dihadiri oleh berbagai elemen pemuda, mahasiswa, serta masyarakat yang memiliki minat untuk terlibat dalam proses demokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ambia Dianda menyampaikan materi mengenai sosialisasi pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula, sebuah tema yang sangat relevan dalam mempersiapkan generasi muda untuk berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2024. Ambia menekankan bahwa peran pemuda sangat penting dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang sehat, terutama dalam konteks pengawasan pemilu. Pemilih pemula, yang merupakan bagian dari generasi muda yang baru pertama kali terlibat dalam pemilu, harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih, serta cara untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kualitas dan integritas proses pemilu.

Materi yang disampaikan oleh Ambia Dianda berfokus pada pentingnya pengawasan partisipatif yang dilakukan oleh pemuda, terutama pemilih pemula, yang sering kali kurang terlibat dalam proses pengawasan atau malah tidak tahu bagaimana cara berpartisipasi secara efektif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemuda akan pentingnya berpartisipasi dalam setiap tahapan Pemilu, mulai dari proses pemilihan, pengawasan, hingga evaluasi hasil pemilu. Ambia menekankan bahwa pengawasan partisipatif ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, seperti melaporkan pelanggaran pemilu atau berpartisipasi dalam kegiatan pengawasan yang diselenggarakan oleh lembaga pengawas pemilu.

Lebih lanjut, Ambia juga mengajak pemuda untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis terhadap segala informasi yang beredar, terutama terkait isu-isu yang dapat mempengaruhi jalannya pemilu, seperti politik uang, berita hoaks, atau kampanye hitam yang dapat merusak proses demokrasi. Ia menyampaikan bahwa melalui pendidikan pemilih yang baik, terutama bagi pemilih pemula, diharapkan mereka dapat mengerti betul pentingnya memilih pemimpin yang memiliki integritas, serta ikut menjaga agar pemilu berjalan adil, transparan, dan berkualitas.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banda Aceh serta mahasiswa dan pemuda lainnya yang memiliki antusiasme tinggi untuk ikut serta dalam proses demokrasi. Dalam sesi tanya jawab, banyak peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan mengenai cara-cara konkret yang bisa dilakukan oleh pemilih pemula dalam mengawasi dan berpartisipasi selama Pemilu 2024, baik di tingkat TPS maupun kelurahan/kecamatan.

Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan pemuda, khususnya pemilih pemula, dapat lebih memahami dan sadar akan peran penting mereka dalam menjaga kualitas demokrasi dan berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada Serentak 2024. Diharapkan, pemuda tidak hanya menjadi pemilih yang datang ke TPS untuk mencoblos, tetapi juga menjadi agen pengawasan yang siap menjaga agar proses pemilu berjalan dengan transparan, adil, dan bebas dari segala bentuk pelanggaran.